--------------------------------------------------------------
KEDIRI - Jelang pertandingan melawan Persija Jakarta, Senin (21/4), dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Brawijaya, Persik Kediri dilanda permasalahan internal.
Usai menelan kekalahan 2-1 dari Semen Padang di kandang, fans Persik menuntut agar Aris Budi Sulistyo mundur dari posisinya sebagai asisten pelatih. Kekalahan tersebut membuat Persik terbenam di dasar klasemen sementara wilayah barat tanpa kemenangan.
Fans Persik menganggap Aris Budi lebih dominan di Persik dibandingkan pelatih Hartono Ruslan, dan dinilai bertanggung jawab atas keterpurukan tim Macan Putih. Belakangan tersiar kabar Aris Budi sudah mengundurkan diri.
Dari pantauan Goal Indonesia, Aris Budi sudah tidak terlihat dalam latihan Persik sejak, Jumat (18/4) hingga kemarin. Bersamaan dengan itu, pelatih kiper M Andi Sukrian pun tak pernah muncul dalam latihan tim.
Untuk menangani latihan kiper, penjaga gawang Wahyudi menjalani tugas ganda, yakni sebagai pemain dan asisten pelatih, memimpin dua rekannya di bawah mistar, Usman Pribadi dan Teddy Heri Setiawan.
Sebelum menghilang dari latihan Persik, Sukrian sempat menyampaikan optimistisnya dalam duel menghadapi Persija hari ini. Ia meyakini suporter tetap akan memberikan dukungan besar kepada tim.
“Lawan Persija kita tetap siap 100 persen. Kita selalu berusaha untuk menang,” ucap Sukrian beberapa waktu lalu.
Selain itu, permasalahan juga dialami pemain anyar Fortune Udo. Striker Persik itu belum bisa dipastikan bermain melawan Persija, sebab manajemen Putra Samarinda mengklaim Fortune masih masih terikat kontrak bersama mereka. Masalah ini membuat PT Liga Indonesia melarang Fortune dimainkan saat dikalahkan Semen Padang.
--------------------------------------------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar